Kamis, 25 Agustus 2011

Sekelumit Kisah Para Jomblo Bahagia (Sinopsis & Prolog)

Sekelumit Kisah Para Jomblo Bahagia
By: Marenda Y. Arshi

Sinopsis:

Jomblo. Satu kata yang sangat sensitif bila dibicarakan diantara anak-anak remaja labil sekarang. Yang berarti single, alias available, alias NGGAK PUNYA PACAR. Kebanyakan anak-anak remaja menganggapnya serius, sampe-sampe dihadapkan pada suatu perasaan yang dinamakan GALAU. Apalagi kalo malem minggu. BBM sepi lah, FB sepi, Twitter sepi, nggak ada yang ngapelin, nggak ada yang care, nggak ada yang ini-itu bla bla bla dan alasan nggak masuk akal lainnya.

Tapi berbeda dengan kisah ini. Sekelumit kisah yang rumit, dialami sekelompok orang yang JOMBLO, namun mereka tak merasa keberatan dengan status tersebut. Mereka selalu berkata; I just relationship with freedom. Merekalah para jomblo bahagia.

Mereka bisa tertawa senang jika malam minggu tiba, menghabiskan malam minggu dengan sleepover bersama sahabat atau sekadar nongkrong di angkringan.

Mereka bisa lebih fokus pada apa yang mereka hadapi, tak terganggu dengan BBM, SMS, telepon dari pacar mereka.

Mereka yang tak perlu galau, karena mereka punya sesuatu yang lebih berarti daripada pacar. Sahabat mereka yang sesama jomblo.

Namun, yang menjadi pertanyaan; Apakah mereka pernah jatuh cinta?

Itu masih menjadi misteri. Mungkin, hanya mereka dan Tuhan yang tahu.



Prolog:

Kamar bernuansa gak jelas itu berantakan. Banget. Kayak kandang kebo—yang bahkan kebo gak bakalan mau tidur disitu. Tapi entah kenapa 2 anak manusia ini betah banget molor disini. AC nyala dengan suhu 18, tapi bed cover udah jatuh dengan keadaan mengenaskan di lantai. Bantal guling juga udah gak jelas bentuknya. Kecuali yang dipake sama cowok dengan rambut kayak abis diserang angin puting beliung dan dengkurannya kayak buldoser. Sayangnya, bantal mengenaskan itu udah buluk banget plus diilerin pula. Hiiiy!

Cewek tomboy acak-acakan masih dengan santai tidur sambil mangap di dada cowok itu. Eits, jangan piktor dulu. Emang cowok dan cewek ini sekamar, seranjang pula. Tapi mereka ngga ngapa-ngapain loh, orang mereka ini sohib abis. Gaada rasa.

Tiba-tiba si cewek menggeliat. Dia mengerjap-ngerjapin matanya yang sumpah berat banget. Lengket lagi gara-gara belek yang kering. Beberapa detik kemudian, dia berhasil membuka matanya. Melihat sekeliling kamar yang udah gak ada bentuknya ini. Sedetik kemudian, ia sadar kalo dia lagi diatas dada cowok itu.

“HUAMAMA! CAKKIL! LO APAIN GUE HAAAAH??” Cewek itu membuat cowok di sebelahnya terlonjak bangun. Ia menggaruk-garuk kepalanya. Nyawanya masih belum ngumpul semua, masih mikirin burung-burung Angry Birds yang ngejar-ngejar dia di alam mimpi. “Apasih nyong, gue lagi dikejar-kejar burung-burung Angry Birds ini, elaaaaaaaah…” katanya dengan mata yang masih seperempat melek. Cewek itu melotot seketika.

“Cakkil, kenapa semalem gue bisa tidur di dada looooo?????? Lo pasti ngapa-ngapain gue!!! HUAMAMA AGNI GA SU…MMMPHH!!!!!!!!” belum sempet cewek itu melanjutkan kalimatnya, mulutnya disumpel pake sapu tangan sama cowok itu. Agni—nama cewek itu—mengeluh dan memuntahkan sapu tangan yang cowok itu jejalkan ke mulutnya secara paksa itu.

“Enak aja lo, gue kan sahabat lo, lagian ga napsu gue sama bodi lo. Cungkring, gada isinya!” kata cowok itu kelewat santai, jadi Agni ngasih jitakan tanpa potongan pajak ke jidat cowok bernama Cakka itu. Cakka hanya nyengir tanpa dosa sambil mengelus kepalanya.

Hening.

Tiba-tiba Agni memperkecil jaraknya dengan Cakka. Tepatnya melihat lebih jelas pada kaos Cakka. Memicingkan matanya, lalu menormalkan jaraknya lagi. Cakka bengong. Kepalanya ngikutin gerak kepala Agni. Ngapain sih nih anak?

“Kka,”

Cakka mendongak, “Hm?”

Agni garuk-garuk idung, “Kayaknya gue ngiler di kaos lo deh,” gumamnya tanpa dosa. Hening sedetik, dua detik, tiga de…

“WUAAAAAAAAAA AGNOOOOOOOOOYYY!!!!! KAOS PROSHOP GUEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE!!!!!!!!!!!!!!!!!”

Cakka langsung ngelepas kaosnya dan ngibrit ke kamar mandi. Agni cengo.

"Tadi gue ngomong apa, sih?"

GUBRAK!


HOOOOOOOOOY CEMANCEMAN! gue bawa sinopsis sama prolog, nih. kayaknya bakalan dijadiin cerbung, atau nopel fanfict pertama kali! YEAY! *gila
hope you like it yaaaaaaaaaaaaaa, maaaaaaaaaf jayus banget itu. dapet ilham *bukan ilham maulana!* dari mimpi, HAHA
segitu dulu yaaaaaaaaa, wait part 1! ciumciuuuum :*




SMOOCH~!



msrendarshi