Senin, 31 Januari 2011

Fighting Girl part 6 (a)

halooooo! penulis gaje balik lagiii :p wakaka maaf sekali yaa baru ngepost part 6 (ini bagian pertama pula aduuuh) hari iniii... habisnya saya surut ide ekeke. maaf sekali yaaaaaaaaaaaaaa *watados* #plakkk ditimpuk panci sama pembaca. hahaha
maaaaaf kalo kepanjangan, nggak nyambung, dan maaf kalo OCha, RaIk, DeKe, AlVia, CaGni belom muncul disini. ehehe :p nggak pinter bagi plot sihh :( im sorsorsorry :) part depan (ga janji) aku munculin sebisaku deh :D oke penulis kebanyakan bacot, mendingan langsung ke cerita! yuk capcruuuuuuuuuuuz :DD

hope you like it :)



Fighting Girl part 6: Ify:: RIO BUKAN TIPE GUE, TAU! (a)



“Gue… maksud gue, lo pasti bercanda kan? Gak lucu tau, Yo. Wahahaha” tanya Ify tergelak. Namun melihat ekspresi Rio yang –agak—serius, dan tidak konyol seperti biasanya, Ify berhenti tertawa. Rio memandang Ify seperti hendak menelannya bulat-bulat. Mata Rio seolah berkata, gue-serius-woy-gak-lucu-! Keheningan kembali menyelimuti mereka berdua. Ify yang lagi mikir kenapa ini bocah bisa kek gini, dan Rio yang lagi H2C diterima apa nggak. Pada galau semua deh! *sama kayak penulis #curcol* Akhirnya setelah berlama-lama galau dalam pikiran masing-masing, Ify menghela nafas.
“Hm, Yo…” Ify memilin-milin ujung rambut ikalnya yang baru kemaren di-blow *penting gitu?*. Rio mengangkat alis.
“Gue.. gue.. gak bisa nolak lo Yo..”
Rio terbelalak. Tak percaya dengan perkataan gadis manis berdagu lancip itu. Nggak bisa nolak dia? Woyadooong, Mario Stevano ditolak! Siapa sih yang bisa nolak pesonanya Rio? Udah manis, ganteng, cute, suara merdu, bisa main gitar, jangkung, pinter, pokoknya Charming Prince deh! Iya nggak, RiSE? Iyadoooong! #maksa. Lalu Rio segera tersadar dari lamunannya. “Beneran Fy?” Ify mengangguk tanpa sadar. Nggaktau dia lagi ngangguk ngikutin daun pisang diseberangnya atau ngiya-in permintaan Rio. Rio jejingkrakan, lalu mencium kening Ify. “LOVE YOU, DEAR! JE’T AIME! AISHITERU! SARANGHAEYOOOO!!!!!!” teriaknya sembari berlalu menggas motornya. Ify? Jangan ditanya. Dia baru sadar waktu keningnya dicium Rio, lalu bertanya entah pada siapa, “Gue ngomong apaan sih tadi?”
GUBRAK!

^_^

Ify membanting dirinya ke kasur big size di kamarnya yang bernuansa biru itu. Ia masih memikirkan apa yang diomongkannya tadi sore. “Hm… oyadeng, gue kan nerima Rio tadi… hm… APAAAA? GUE NERIMA RIO??? MAMPUS! NGOMONG APA GUE TADIIIIIIIII??????” Ify bingung dan mengacak-ngacak rambutnya persis orang depresi yang baru ditinggal mati suaminya. Oke. Keadaan Ify disini sangat kacau: dengan celana bulukan berwarna putih lusuh, T-shirt biru bergambar pelangi yang sangat-sangat kusut, sandal stroberi besar beda warna kanan kiri –yang kanan merah, yang kiri pink-, dan rambut acak-acakan mirip kunti. Tak lupa mulut manyun kayak ikan maskoki. Ah! Ify bingung, tapi ada perasaan aneh yang menjalari hatinya. Senang dan bingung. Setidaknya dia pacaran dengan Rio sekarang. Ketimbang tak pernah pacaran sama sekali? Pikirnya. Mungkin kalian nggak nyangka, tapi inilah kenyataannya: IFY BELUM PERNAH PACARAN! Dan sekarang dia pacaran dengan cowok slengean yang bukan tipenya. Tipenya Ify kan yang dewasa, berpikiran visioner, berwibawa macem Obama gitu! Yaa, mungkin pengaruh mamanya yang seorang pemimpin direksi *apa hubungannya Rendol?*. Oke ini gak nyambung. “Dan terulang lagi, kau sakiti aku yang tlah percayaa.. drrt.. dan akhirnya kini.. drrrt” Gamaliel, Audrey dan Cantika mulai cuap-cuap di iPhone Ify, menandakan ada telepon masuk. Dilihatnya iPhonenya. Dan yang tertulis…
Rio Calling…
Mampus. Angkat gak nih? Ragu-ragu Ify mengangkat telepon. “Ha-haloo…” sapanya gelagapan. Rio yang diseberang telepon tersenyum kecil. “Sayaaang, lagi apaa?” sapanya norak. Ify mencibir. “Sayang sayang pala lo peang! Lagi depresi nih!”
“Depresi kenapa sayaaang? Kan harusnya seneng baru jadian sama gue..” jawabnya bikin Ify muntah. Ify bergidik. Jadi, gini nih gaya pacaran Mario Stevano yang cool seantero sekolah? Dih! Norak dangdut begini? Kok si Dea anak cheers itu mau sih???
“Eh sekali lagi lo panggil gue sayang gue matiin nih telponnya!” ancam Ify.
“jangan dong Fy.. Udah makan belom?”
“Udah. Udah yee, gue mau tidur! Ngantuk! Bye!” tit. Ify memutuskan sambungan telepon, mengatur alarm, lalu menit selanjutnya Ify sudah berlayar ke alam mimpi, berkencan dengan Justin Bieber, Greyson Chance, Cody Simpson, Skandar Keynes dan cowok-cowok ganteng Holywood lainnya. #plakk

^_^

Keesokan harinya, burung-burung berkicau merdu di pohon akasia belakang sekolah. Dan seseorang tersenyum sendiri dibawahnya. Rio. Dengan perasaan senangnya karena udah dapet pengganti Dea. Tiba-tiba…
“DOOOOOOOOR!” “Eh ayam gue ganteng manis gue imut-imut!!” latah Rio. Cewek manis yang mengagetkannya tertawa renyah. Dia adalah Keke, adik semata wayang Rio.
“Masih aja lo narsis, Kak. Pas latah pula. Wahahaha” tawanya. Rio manyun.
“Kakak napa sih? Dari kemaren gue perhatiin senyum mulu?” tanya Keke. Rio menggeleng sambil senyam seyum. Keke mengerutkan alis, curiga. Kakaknya yang biasanya suka ngoceh mendadak senyam senyum anteng kayak Putri Solo gini? Kesambet apaan? Setan mesem? Oke. Gak lucu banget. Keke membuang pikiran yang-enggak-enggak tentang kakaknya itu. ‘Kebanyakan makan, eh ngayal aja lo, Ke.’ Pikir Keke.
“Nilai rata-rata kakak naik?” Rio menggeleng. Keke berpikir lagi.
“Uang saku kakak nambah?” Rio menggeleng sembari menunjukkan uang limapuluhriburupiah dari kantongnya. Keke mencibir. “Pamer lo, Kak! Mentang-mentang uang sakunya segitu,” Rio ngakak kudanil (?).
Keke berpikir lagi. Kali ini, dia yakin tebakannya bener. Ini nih tanda-tanda orang kasmaran. Maybe balikan? Bukan. Setahu Keke, Rio gak mau balikan lagi sama Dea. Jadian? Maybe. Tanyain deh!
“Kak, kakak jadian ya?”
DEG! Telak! Rio tersentak. Namun, akhirnya dia mengangguk. Keke tersenyum menang.
“Siapa yang nerima kakak? Matanya belom bener tuh nerima lo kak!” setelah berkata seperti itu, jitakan Rio mulus mengenai kepala Keke. “Enak aje lo! Kaka lo ini pesonanya gabisa ditolak tauuu! Daaaaaan, kakak sekarang pacaran sama Ify!” Keke melongo. Nggak percaya kakaknya berubah bawel. Plus, heran karena kakanya bisa jatuh cinta sama yang namanya Ify. Setahu Keke, kakaknya gak suka cewek bawel kayak Ify. Setelah beberapa detik melongo cengo sambil mangap, Keke akhirnya angkat suara (?).
“Serius lo, kak? Tumben mata lo gak katarak. Biasanya milih cewek yang cantik, populer, seksi, matreal.. asdfghjkmnbgvfcdgh” belum selese si Keke ngomong, mulutnya udah dibekep sama Rio.
“AW! SAKIT KALI KE! GAUSA GIGIT-GIGIT NAPA?” teriak Rio membahana di kuping Keke sambil melepas tangannya dari mulut Keke. Keke menjulurkan lidahnya dengan tampang ‘tangan-lo-rasanya-gak-enak-kak’.
“Bleh! Tangan lo asin!”

^_^

Ify berjalan ke kelasnya dengan pandangan kosong. Lesu. Mungkin gara-gara pelajaran olahraga yang menguras tenaganya. Atau gara-gara ada Rio di pintu kelasnya yang lagi negliatin dia dengan tatapan ‘kamu-kenapa’ gitu. Ify terus berjalan sampai tangan Rio menahannya di ujung pintu kelas. “Lepasin tangan lo,” kata Ify cuek dan tidak menoleh ke Rio. Rio diam tak bergeming. “Tuan Mario, bisakah anda menyingkirkan tangan anda dari tangan saya? Saya mau masuk ke kelas saya!” Ify mulai kesal dengan Rio. Ify mendesah. “Oke, oke. Gue tau. Lo ada maunya kan? Oke. Apa mau lo?” Rio tersenyum, seakan membenarkan kalimat Ify barusan. “Bantuin gue bikin PR English dari Miss Uci dong sayaaang!” Ify bergidik, lalu mengangguk sembari menyentakkan tangan Rio dari tangannya.
Setelah mengambil buku English-nya, Rio menuju bangku Ify yang persis disamping mejanya. “Kerjain semua dong dear! Lo baik deh!” katanya. Ify membulatkan matanya persis seperti bakso Mang Echa. “Enak aja! Gamau!”
“Harus mau! Gue beliin Yupi sekardus deh!” tawar Rio. Ify mengkeret. Kalo udah denger kata Yupi, Ify langsung ngiler. Abis, dia kan YupiLovers. Hehe.
“Iya deh! Kalo Yupi mah gue ga nolak!” Ify ngalah.
Ify mulai mengerjakan soal-soal yang bikin jungkir balik Rio itu. Sementara Rio, jangan tanya. Dia sibuk makan Chitato sambil minum susu Ultramilk stroberi nya, sambil sesekali CCP ke Ify. Ify yang merasa diliatin Rio menoleh. “Apa lo liat li…at….” Ify terpaku melihat mata Rio. Begitu teduh.. dalam.. namun tajam. Mata ketemu mata bo’! Gimana gak degdegserr coba? Namun ia tak berlama-lama terpaku ke mata indah Rio tersebut. Ia kembali mengerjakan soal English-nya Rio. Beberapa menit kemudian ia selesai mengerjakan soal yang bikin ngangkang-guling-roll depan-roll belakang-sikap lilin-jungkir balik saking susahnya itu. “Yo, udah selese tuh! Tapi kalo salah jangan salahin gue ye! Balik dulu!”
Ketika hendak beranjak dari bangku Lintar –teman sebangku Rio-, sreeeet! Dagu Ify mendadak ditarik Rio, dihadapkan ke wajah tampan Rio. Mata mereka kembali bertemu. “Thanks ya Fy..” ucap Rio disertai senyum yang bikin RiSE klepek-klepek. Diakhiri dengan kecupan kecil di pipinya. Ify mengangguk dengan pipi merah semerah apel pas mau busuk (?). Teman sebangku Ify, Nova –yang kebetulan pacar Lintar- bersiul-siul gak jelas. “Prikitiw!” serunya. Ify semakin merona. “Apasih Nopaaaak!”
“Lo jadian sama Rio kaaan? Ngaku lo!” todong (?) Nova. Telak! Ify akhirnya mengangguk. Dan kata yang paling gamau didenger Ify keluar dari mulut Nova.
“PEJE DONG FY!”
Seketika sekelas menoleh ke arah Ify. Termasuk sahabat-sahabatnya. Ify hanya nyengir kambing sambil menatap tajam ke Nova, mengisyaratkan ‘gue-bunuh-lo’. Nova mengkeret, lalu kembali menekuni novelnya. Agni dan Via menatap Ify bingung. “Besok gue omongin di rumah gue aja,” katanya tanpa bersuara. Agni dan Via mengangguk mengerti.
“Eh, Ag, tadi Ify ngomong apasih?”
GUBRAK! Ternyata Via gatau apa yang diomongin Ify barusan, saudara-saudara! Agni menepuk jidat sambil jungkir balik. “ADUH SIPIONG AJOJIIIIIING!!! LO TU LOLA AMET SIIIH!”

^_^

Pelajaran IPS. Pelajaran yang paling dibenci anak D’PaTri atau Duabelas IPA 3, kelas Ify dkk. Apalagi Bu Ira yang nerangin masa-masa penjajahan mirip dongeng sebelum tidur. Agni sudah terkantuk-kantuk, begitu pula Via yang disebelahnya. Cakka sih udah molor daritadi. Mukanya ditutupin pake buku Sejarah yang tebelnya 1000 halaman lebih itu. Rio disebelahnya sibuk nulis-nulis, sambil sesekali menguap lebar bak kudanil. Ify? Dia matanya tinggal 12 watt. Merem melek gak tentu. Keadaan ini gak jauh berbeda dari anak-anak lainnya. Ngantuk, bosen, jadi satu. TELOLELOLELOLELOLEEEEEEEET! Bunyi bell membuat para murid yang hampir gaada semangat hidup dan mati kebosanan itu tersenyum dengan wajah cerah, bak zombi yang baru dikasih makan otak manusia (-.-“). “BU IRAA! UDAH WAKTUNYA PULANG!” teriak Nyopon, salah satu murid jahil di kelas mereka. Bu Ira mencibir. “Iyaa Nyopon, ibu juga tau kali! Bellnya juga udah bunyi. Okedeh anak-anak. Cukup sekian pelajaran ibu. Silakan pulang. Sekian dan terimakasih.”
Sebelum pulang, Ify menuliskan sesuatu di papan tulis:
BESOK KAMIS *ceritanya hari selasa nii* MEMBAWA TANAMAN BUAH APA SAJA, NGGAK BOLEH LUPA, SOALNYA ITU BUAT PENGHIJAUAN SEKOLAH JUMAT BERSIH BESOK. MAKASIH :) –ttd, IFY, KETUA KELAS-
Ify menutup spidol boardmarker yang dipegangnya, lalu segera pulang. Seseorang menutup matanya dari belakang. Ify meraba tangan yang menutupi matanya tersebut. Kalo gak salah sih…
“RIO! Ngapain lo??” tanyanya geram setelah Rio melepaskan tangannya, ehm lebih tepatnya Ify yang melepas paksa tangan Rio. Rio nyengir. “Sayang, aku anter pulang yaa…” tawar, lebih tepatnya rajuk Rio. “Gausah pake sayang sayangan napa? Gue dijemput, Mariooo” cibir Ify kesal. TingTung! Sebuah sms masuk ke iPhone Ify.
From:: Mang Ony
Non, mang ony gak bisa jemput non lagi, masih nungguin non oik di sekolahnya. Masih lama kayaknya non, maap ya non.
Ck! Ify mendecakkan lidah. Tanpa membalas sms supirnya tersebut, Ify menarik tangan Rio. “Loh loh, tangan gue jangan ditarik napa?”
“Anterin gue pulang. Lo naik apa?” tanya Ify acuh tak acuh sementara dia belum melepaskan tangan Rio dari genggamannya.
“Gue naik mobil hari ini. Eh sayangkuu Ify…. Lepasin tangan gue bisa dongs!” Ify terbelalak, lalu melihat kearah tangannya yang masih menggenggam tangan Rio lalu melepasnya, lebih tepatnya menyentak tangan Rio. Rio masih nyengir onta (?)
Sekarang mereka sudah sampai di parkiran mobil tempat mobil Jazz hitam Rio
diparkirkan. Ify langsung membuka pintu mobil Rio, dan merekapun segera meluncur kerumah Ify.

^_^

SKIP>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Hari Jumat. Hari yang melelahkan bagi seluruh umat sekolah (?). Jumat bersih, membawa tanaman buah seperti yang sudah disuruh Ify kemarin. Para pengurus inti kelas a.k.a Ify –ketua- Rio –wakil- Nova –sekretaris- dan Lintar –bendahara- mendata tanaman-tanaman buah tersebut. “Okee… Debo. Lo bawa apaan Deb?” tanya Ify sambil menulis. “Sirsak Fy. Nih udah ada buahnya. Udah mateng loh hehehe jadi bisa diambil…” kata Debo nyengir. Ify mendelik girang (?) “Buahnya dipetik aja sekalian, nanti dimakan bareng-bareng abis ditanem di belakang sekolah.” Ujar Ify. Debo manggut-manggut, lalu segera memetik buah sirsak yang sudah matang. Jumlahnya dua buah, lumayan besar sih. Paling enggak, cukup buat dijus sekelas. Tinggal serahin ke bu kantin, beres deh!, pikir Ify simpel. Lalu dia kembali mendata tanaman yang dibawa teman-temannya. Setelah selesai semua, Ify mengajak teman-temannya menanam pohon-pohon tersebut di taman belakang sekolah.
“Woooi temen-temen! Sekarang kita nanem pohonnya yuk! Keburu rame di taman belakang,” ajak Ify. Temen-temen sekelas langsung noleh ke Ify.
“Ogah ah, lo aja sama yang mau Fy,” kata Nyopon sambil kipas-kipas, kepedesan makan rujak mangga muda hasil curian pohonnya Via. Teman-teman yang lain mengangguk setuju. “Aduuuuuuuuuuuh. Ayodooooong pehlis! Masa gue sama pengurus kelas doang? Berat tau bawa pohonnya!” bawelnya Ify kumat. Sekelas sibuk sendiri. Dikacangin deh Ify. Tiba-tiba Rio maju kedepan kelas. Gatau deh mau ngapain. Ify menaikkan alis seraya bertanya: kenapa? Tapi Rio ngacangin Ify, dan malah asyik liat-liat pohon buah yang dibawa anak-anak. Kan kecil-kecil tapi udah pada berbuah. Ting! Lampu 5 watt menyala diatas kepala Rio.
“Woooy penonton, eh salah, temen-temen!!!” panggil Rio layaknya pemain lenong, dan langsung dibalas anak-anak, “WOOOOI!” lalu mereka ngakak sendiri.
“Ayo dong pada nanem pohonnyaa… plis! Masa gue sama Ify Nova Lintar doang sih? Ntar boleh rujakan deh! Sama bonusnya jus sirsat! Yah? Tapi bantuiin duluuu!!” koar Rio yang disambit, eh disambut sorakan ‘hore’ dari anak-anak sekelas. Rio tersenyum puas. “Yang bawa mangga, belimbing, sama jambu air angkat tangan!” suruh Ify. Anak-anak yang bawa taneman mangga, belimbing, sama jambu air langsung angkat tangan. “Yang udah ada buahnya, bisa diambil. Kalo yang belom gapapa. Ada yang bawa sirsat lain gak? Ini masih kurang satu sirsatnya kalo mau dijus sekelas…” instruksi Ify. Agni langsung angkat tangan. “Nih Fy, udah mateng tuh sirsatnya.” Agni mengulurkan sebuah sirsat besar pada Ify. “Thanks Ag. Oke, sekarang mari kita taneeeeem! Yuk!” ajak Ify. Anak-anak mengekor dibelakang Ify sambil membawa tanaman dan alat-alat berkebun. Jadi kayak ular-ularan deh. Hehehe.

Sesampainya di taman belakang, ternyata kelas mereka yang terakhir menanam pohon-pohon. Lahannya masih cukup untuk 28 pohon. Merekapun segera mengikuti instruksi Ify.
“Temen-temeeen…. Caranya ntar dibatesin 2 meter yaa pohonnya. Per pohon dikasih 3 genggam pupuk urea habis ditanem. Terus dikasih pupuk kandang diatasnya. Oke temen-temen! Mari kita tanaaaaaam!! Seksi dokumentasi siap yaa sama SLRnya!!” instruksi Ify. Teman-teman Ify pun langsung mengikuti instruksi Ify. Cakka yang selaku seksi dokumentasi yang dibilang Ify langsung jeprat-jepret anak-anak yang lagi nanem pohon. Agni yang lagi nyengir sambil bergaya ‘peace’ didepan pohon sirsatnya. Nyopon yang lagi nyuri-nyuri buah belimbingnya Osa. Sivia yang lagi belepotan tanah. Patton yang lagi nyolekin tanah ke Debo, dan masih banyak lagi. Sementara Cakka lagi jeprat-jepret pake SLR barunya, Ify malah lagi ngawasin anak-anak bareng Rio. Tiba-tiba Rio menarik tangan Ify dan membawanya ke suatu tempat.


fuh fuh fuhh jengjeeeeeeeeeng capek loh ngetiknya ekeke. gimana2? panjang banget yaaa O.o yaoloh mata gue aja juling bacanyaa :p
kira2, Rio mau ngajak Ify kemana yaaaaaah? tunggu Fighting Girl part 6(b) :: Rio:: Gue gak nyangka lo mainin gue, Fy...
see ya!





SMOOCH~!


rendol
follow me: @rendolizmchild. mention and i'd follback.

Sabtu, 29 Januari 2011

you belong with me (bukan lagunya taylor swift)

judul postingannya aneh ya wkwk :D
eh tapi emang bener loh, lagu itu jadi soundtrack *halah* gue selama ini. wahaha
kenapa soalnyaa? soalnya gue.. guee suka sama seseorang yang MAYBE suka sama gue juga. soalnya dia ngasih sinyal-sinyal mulu ke gue! bukannya keGRan yaa.. but it's real! gue ngerasain sendiri lho, soalnya gue percaya sama naluri ke feminim an gue. gini2 feeling gue selalu bener lho, termasuk pengkhianatan sahabat waktu kelas 7 dulu. wahahaha *ngakak iblis (?)*

liriknya You Belong With Me yang paling pas menurut gue adalah:

"..she doesn't get your humor like I do.."

WHY?
karena didepan gue dia bercanda biasa, luwes banget kalo sama gue. kalo sama temen2 cewek gue yang lainnya dia slengekan, cenderung ngejek malahan. terus, kalo ngomong sesuatu sama gue pasti pake bahasa Indonesia, kalo sama org lain dia ngomong pake bahasa Jawa. nahlo. keliatan banget bedanya kan? ;)
satu lagi. dia sering cerita banyaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget ke gue. gue udah kaya sahabatnya deh. hehe. (but i hope far from it)
kejadian yang nggak bakalan gue lupain adalah:

temen gue, DWINDA CITRA BELQIS yang paling manis (halah) ngomong sama gue:

"eh dia sama lo cocok lhoo.. kalo gue dan temen2 liat sih, lo sama dia udah kayak orang pacaran. gue doain jadian deh."

AMIN DWINDA! tengsomat dear mwach :*

kalo si DINCUT, dia bilang sama gue:

"endoool, elu jadian sama die yaak? kok mesra amat?"

busetdah cut, mesra apanyee? kayak tom en jerry gitu kok --"

kalo katanya anak cowok DELFY:

"ciee rendol sama *piiiiiiip*, double R! cieee prikitiw!"

amin deh guys! tengsooo :D

kalo katanya GEMPITA SURYA di YM:

"cowok bisa nyimpen perasaan endol. mungkin ajaa dia suka sama lo."

maybe git. tengsooo :)


ahaaaaa sebenernya masih banyak sih. but saya LUPAAAAAAAAA! WAKAKA
udah deh. saya mau ngelanjut FG dulu. ditimpuk pembaca nih saya hehee :p
babaaaaaaaaaaaay! salampelukciumcumbumesramembabibutaah :************




SMOOCH~!



rendol
(follow me: @rendolizmchild. mention and i'd follback.)

Minggu, 23 Januari 2011

postingan setelah bermilenium milenium ga buka blog (?)

HALOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
ketemu lagi dengan sayaa yaa
maaf looh, gue gak nulis setelah bertahun2 lamanya (?) maapin aye ya enyak blog.. *bersihin lumut dari blog (?)*
oke. saya cuman mau bilang. inget sama lirik lagu ini gak? *bagi sahabat2 gue yang pernah dikibulin sama piiiip pasti INGET BANGET*

mulanya malu malu,
lalu jadi benalu,
minta INI ITU kau MINTA PADAKU
dengan SEMAUMU!


remember? YEP! it's Gita Gutawa's song, Parasit. tiba2 gue jadi sadar sesuatu.

GUE DIMANFAATIN. SAMA SESEORANG. YANG DEKET SAMA GUE. YANG GUE ANGGAP SAHABAT GUE.

yeeh. bodoh banget kan gue? dia itu yaa menurut gue AWALNYA:

-gahol (karena dia uptodate banget sampe overdosis)
-pinter (karena dia masuk organisasi yang bergengsi di sekolah)
-baik (karena dia selalu bantuin gue)

tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.... akhir2 ini gue tau apa yang bikin dia betah sama gue yang COPOH begini. akhirnya gue menyimpulkan dia itu:

-sok pamer (padahal yang dia pamerin bukan punya dia, SODARANYA coba, hiss bikin ilpil)
-ngga modal (katanya mampu tapi tempat pensil mbladus gitu, minta2 lagi zz)
-sok branded (katanya mau yang ori2, tapi bisanya beli yang KW wuu)
-sok gahol (mentang2 kenal sm kakel gitu z emange aku gabisa apaaa)
-pemales banget (tiap hari belom ngerjain PR, kalo ulangan nggak dicontekin marah)
-tukang malsuin tugas (sampe masuk BK berkali2
)

tuuuuuuuuuuuuuuuh. bejibun kan? nggapleeeeeeeeeeekiiiiiiiiiiiiiii wuuu i hate you z
dia tu punya pacar dibangga2in, pinter lah gini lah gitu lah setia lah zzzzzz males banget pokoknyaaaaaaa. tapi waktu gue dikenalin sama pacarnya gue ilfil, katanya ganteng, agak chubby gitu eh ternyataaaaaaaaa? PRODUK GAGAL MEEEEEN! gelo abis, pacarnya gendut kayak om2 gitu! matanye ilang ntah kemana cobaaaa isssh apa ga ilfil tuh iyuuuh --" errrrrrr. terus tuh yaa, sekarang pacarnya nyuekin dia! sokoooor salahe sopo koe nyerobot lanangan liyo ndes! hrrrr tambah keseeeeel deh gue!

udah deh! mendingan gue tutup pake lagu aja deh!

pergi kau ke ujung dunia!
dehidrasi di gurun sahara!
hilang di segitiga bermudaaaaaaa!
pergi kau keluar angkasa!
hipotermia di kutub utara!
hilang di samudra antartikaaaaaaaaaaaaaaa!
dan JANGAN KEMBALI!
KAU MEMANG PARASIT!

-Gita Gutawa, Parasit-


SMOOCH~!


rendoll
follow me on twitter: @rendolizmchild. mention and i'd follback.

Sabtu, 08 Januari 2011

CERITA BARU SAYA di awal tahun 2011

halo halo semuaa apa kabarnyaa??? balik lagi nih gue, setelah sekian lama~ ditelan bumi~ *nyanyi pake nada lagunya ridho rhoma* oke, maksud gue ilang di kancah ber blogger an. understand? yaa bisa bisaa... ooo tida bisa... <--- maaf gue gaje (Y)
oke. sebelum masuk ke inti postingan, saya mau mengucapkan:
SELAMAT TAHUN BARU, HAPPY NEW YEAR YAA ALL! semoga tahun ini menjadi yang lebih baik buat kalian semua (dan gue tentunya). oke, maaf gue telat.

oya, di awal taun baru ini, gue mau cerita. maaf kalo ceritanya aneh yaa.. awalnya sih mau gue buat fanfict, tapi males buatnya, gaada kosakata baru sih (?). hehe. okee cekidot!

waktu itu, gue baru kelar piket sama temen cowok gue. hari itu yang piket gue sama dia doang, sama temen cewek gue satu lagi deng, tapi dia bukannya piket malah pacaran di pojokan kelas sama pacarnya (yaiyalah masa sama tukang becak sih -_-). gue kelar nyapu. waktu itu gue baru ngembaliin sapu. tau2 tas kecil gue (yang isinya minum, roti sama selai) diambil sama temen cowok gue. dia lari, gue kejar dia sampe parkiran sepeda. nah, di parkiran sepeda tuh yaa, dia berusaha ngumpetin itu di genteng parkiran sepeda (mentang2 genter gitu). ternyata gabisa. trus, dia sembunyiin di belakang punggungnya. karena kepepet, gue harus ngambil itu dari depan, so posisinya kayak pelukan gitudeh. ternyata dia juga bales peluk gue. nahlo, jadinya pelukan ga sengaja, dan tasnya langsung gue ambil, trus gue ngacir, cabut! haha geloooooo! tapi gue malu banget tauuu, muka gue udah kayak kepiting rebus, merah banget! ouoooooooo mana wajahnya imyut bangeeeeeet (halah). kejadian 'pelukan-ga-sengaja' itu malah bikin gue deket sama dia. aaaaaaaaaaah lucu bangeeeeeeeeet deh! bikin gue gabisa tidur semaleman. hehehe :))))

udah kan? bagi yang tau kejadian ini, jangan kasitau siapa2 yaa, just our secret..
hahaha. udah dulu yaaa.. bye!





SMOOCH~!



rendoll
follow me on twitter: @rendolizmchild